Langsung ke konten utama

5 Manfaat Minyak Kelapa bagi Kesehatan

  Ilustrasi minyak kelapa untuk Bioavtur. antaranews.com Minyak kelapa baik untuk kesehatan karena terdapat  kandungan antimikroba dan antioksidan. Dilansir dari Healthline, berikut sejumlah manfaat minyak kelapa bagi kesehatan: 1. Membakar lemak Minyak kelapa kaya trigliserida rantai menengah (MCT) sejenis lemak jenuh. Lemak jenuh terbagi menjadi tiga subkelompok yang memiliki efek berbeda pada tubuh. Mengonsumsi MCT dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh sehingga dapat membantu meningkatkan penurunan berat badan  Meskipun MCT dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar, perlu diingat bahwa minyak kelapa sangat tinggi kalori dan dapat dengan mudah menyebabkan penambahan berat badan jika mengonsumsinya dalam jumlah banyak. 2. Memiliki efek antimikroba Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antijamur karena kandungan MCT salah satunya asam laurat adalah asam lemak yang menyusun sekitar 50 persen MCT dalam minyak kelapa. Studi menunjukkan bahwa asam laurat dapat bert

Makanan dan Minuman yang Berisiko Menganggu Kesehatan Ginjal

 

Jakarta - Fungsi organ ginjal mengeluarkan dan memisahkan produk buangan metabolisme dari darah. Mengutip WebMD, ginjal sepasang organ berbentuk seperti kacang merah di kedua sisi tulang belakang. Persisnya berada di bawah tulang rusuk dan di belakang perut.


Ginjal berfungsi untuk pembuangan limbah, penyaringan darah, hingga mengeluarkan zat beracun dari dalam tubuh. Kesehatan ginjal penting dijaga, salah satu caranya melalui konsumsi makanan dan minuman.


Makanan dan minuman yang berisiko mengganggu kesehatan ginjal


1. Sodium


Mengutip Medical News Today, sodium mineral alami salah satunya garam. National Kidney Foundation menyarankan konsumsi sodium tidak lebih dari 2.300 miligram perhari.


Pembatasan asupan makanan ringan yang asin, daging yang diawetkan. Makanan olahan juga sebaiknya dibatasi konsumsinya, antara lain pizza dan mi instan. Makanan ringan yang mengandung kadar, garam, gula, dan lemak yang tinggi punperlu dibatasi konsumsinya agar tak berlebihan.


2. Mentega


Merujuk National Kidney Foundation, mentega makanan berbahan lemak hewani dan mengandung kolesterol, kalori dan lemak jenuh tinggi yang buruk untuk ginjal. Jika memungkinkan ganti mentega dengan kanola atau minyak zaitun.


3. Makanan beku


Makanan beku olahan mempengaruhi risiko diabetes tipe 2. Pizza beku dan makanan malam yang dipanaskan rentan dampak buruk bagi ginjal. Jika terpaksa, penting menyeimbangkan makanan itu dengan buah dan sayuran segar.


4. Soda


Minum dua botol soda berkarbonasi setiap hari meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Minum soda berkarbonasi dan minuman berenergi juga dikaitkan risiko pembentukan batu ginjal.


5. Kopi


Mengutip publikasi Mengonsumsi Minuman Berkafein Seperti Kopi dan Teh Mengganggu Kesehatan Ginjal , laporan penelitian dari Rovira i Virgili University, sering mengonsumsi kopi berkafein rentan efek samping yang mempengaruhi sistem pembuluh darah, jantung, dan obesitas.


6. Alkohol


Merujuk Cleveland Clinic, saat minum banyak alkohol, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring kandungannya. Walaupun jarang terjadi, pesta minuman keras bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba. Kondisi lainnya mengalami cedera ginjal akut. Konsumsi alkohol secara sering melebihi batas melipatgandakan risiko mengalami penyakit ginjal kronis.

Komentar