Langsung ke konten utama

Khasiat Jahe Juga Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan, Apa Lagi?

  Jahe merupakan rempah yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae. Bukan hanya cita rasanya yang mampu memberikan kehangatan alami pada tubuh, jahe juga miliki segudang khasiat sehat lain. Tanaman ini masih satu genus yang sama dengan kunyit, kapulaga, dan lengkuas.   Rimpang atau batang bawah tanah adalah bagian yang biasa digunakan sebagai bumbu sehingga sering disebut akar jahe. Jahe dapat digunakan secara langsung, kering, hingga bubuk. Rimpang ini merupakan bahan yang sangat umum digunakan dalam resep, bahkan tak jarang digunakan ke dalam bahan olahan kosmetik. Berikut 11 manfaat jahe untuk kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah. Mengandung gingerol   Gingerol adalah senyawa bioaktif utama dalam jahe. Gingerol memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat.   Di antara manfaat gingerol adalah dapat membantu mengurangi stres oksidatif , yang merupakan hasil dari kelebihan jumlah radikal bebas dalam tubuh.   Atasi mual  Jahe banyak dipercaya jadi obat mual. Bahka

3 Cara Mengelola Diabetes Tipe 2

 

Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang membutuhkan suntikan insulin secara teratur, diabetes tipe 2 dapat dikelola dengan obat-obatan dan gaya hidup yang baik.


Meski tidak akan sembuh total, berbagai tindakan hidup sehat dan tindakan medis yang tepat dapat mengurangi gejala penyakit ini. Termasuk pola hidup sehat.


Mengutip dari laman American Diabetes Association, ada beberapa cara untuk mendiagnosis diabetes. Setiap cara biasanya perlu diulang pada hari kedua untuk mendiagnosisnya lagi. Namun jika dokter menyatakan bahwa kadar glukosa darah sangat tinggi, maka tidak memerlukan tes kedua untuk mendiagnosis diabetes.


Diabetes tipe 2 tidak akan pernah bisa disembuhkan. Dilansir dari laman Healthline, hal ini karena saat seseorang pernah didiagnosis menderita diabetes, maka akan selalu berisiko mengalami gula darah tinggi karena faktor genetik dan masalah mendasar lainnya.


Pengobatan yang dilakukan dapat menyebabkan diabetes tipe 2 mengalami remisi, sehingga penderita akan tetap bisa menjaga kondisinya tetap terkendali. Tetapi remisi tidak membuat diabetes hilang. Penderita penyakit ini tetap harus mengelola kadar glukosa dengan gaya hidup yang baik seperti: 


1. Menurunkan berat badan


Peluang terbaik untuk mendapatkan remisi adalah dengan mempertahankan berat badan yang ideral, karena kelebihan lemak memengaruhi cara tubuh memproduksi dan menggunakan insulin. Cara ini dapat dilakukan setelah diagnosis keluar.


Jika seseorang dengan indeks massa tubuh tinggi kehilangan 5 persen dari beratnya dengan cara olahraga, maka dapat memperbaiki kadar gula darah, kemungkinan komplikasi lebih sedikit, dan tidak perlu mengonsumsi obat-obatan.


2. Memperbaiki pola makan


Pola makan yang baik juga dapat memberikan remisi pada diabetes tipe 2. Tak hanya itu, cara ini juga dapat membuat tubuh tetap kuat dan fleksibel, meningkatkan kesehatan fisik secara keseluruhan dan mencegah depresi atau kecemasan. 


Pola makan yang baik di antaranya yaitu:

- Kalori yang cukup untuk mencapai atau mempertahankan berat badan sedang

- Mengonsumsi lemak sehat, seperti omega-3, yang memiliki sifat anti-inflamasi

- Mengonsumsi buah dan sayuran segar atau beku, yang memberikan antioksidan

- Mengonsumsi biji-bijian utuh

- Mengonsumsi protein tanpa lemak, seperti unggas, ikan, susu rendah lemak, kedelai, dan kacang-kacangan

- Mengonsumsi gula, lemak, dan garam tambahan secara terbatas


3. Pengobatan


Beberapa penderita mengelola diabetes tipe 2 dengan cara mengonsumsi obat-obatan tertentu. Obat yang diberikan ini tergantung pada usia dan kondisi kesehatan lainnya. Beberapa obat yang dapat dikonsumsi di antaranya yaitu metformin, sulfonilurea seperti glipizide, glinida

gliptin seperti Sitagliptin, Inhibitor SGLT2 seperti gliflozin.

full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free
full& free

Komentar